Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5


Kehamilan diartikan sebagai persatuan antara sebuah telur dan sebuah sperma, yang menandai awal suatu peristiwa yang terpisah, tetapi ada suatu rangkaian kejadian yang mengelilinginya. Kejadian kejadian itu ialah pembentukan gamet (telur dan sperma), ovulasi
(pelepasan telur), penggabungan gamet dan implantasi embrio di dalam uterus. Jika peristiwa ini berlangsung baik, maka proses perkembangan embrio dan janin.
Kehamilan merupakan hadiah yang terindah yang dan idaman setiap pasangan insani yang menjalani kehidupan rumah tangga, terlebih lagi adalah pasangan yang baru memulai rumah tangga.
Untuk itu banyak sekali calon ibu baru yang masih banyak belum mengaetahui pantangan-pantangan yang harus di taati pada masa kehamilan, mulai dari kebiasaan keseharian sampai pola makannya. Berikut ini adalah beberapa hal yang sangat perlu diperhatikan oleh ibu hamil berhubungan dengan gaya hidup, pola makan, kesehatan dan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Merokok
Merokok saat hamil berarti membiarkan janin Anda berisiko untuk terserang beribu-ribu bahan kimia yang berbahaya. Karbon monoksida dalam asap rokok dapat menghambat aliran oksigen dan asupan nutrisi kepada bayi di dalam kandungan. Keterbatasan oksigen dan paparan nikotin bisa memperlambat napas bayi serta membuat jantung bayi berdenyut lebih cepat, itu sama saja membunuh bayi anda.
Risiko Merokok Saat Hamil

Anak dari ibu hamil yang merokok memiliki kemungkinan untuk mengidap risiko:

  • Terlahir prematur.
  • Lahir dengan berat badan di bawah normal; hal ini membuat bayi lebih rentan terkena infeksi.
  • Sindrom kematian bayi mendadak.
  • Kolik atau menangis lebih dari tiga jam sehari.
  • Mengidap asma.
  • Infeksi saluran pernapasan.
  • Cacat bawaan pada kaki, jantung, tengkorak, otot, dan bagian tubuh lainnya.
  • Terganggunya kesuburan si anak di masa yang akan datang.
  • Gangguan tingkah laku, emosional, dan kemampuan belajar.

Merokok saat hamil dapat membawa dampak buruk tidak hanya bagi si kecil, tapi juga bagi ibu hamil itu sendiri.

2. Minum Alkohol Saat Hamil
Bagi Anda yang memang bukan peminum minuman keras tersebut mungkin hal ini menjadi tidak masalah. Namun, bagi ibu yang sebelum hamil terbiasa dengan minum alkohol, mungkin ini agak sedikit sulit. Walaupun sulit, tetapi sebaiknya jauhilah alkohol saat Anda hamil, bahkan jika Anda sedang merencanakan kehamilan, karena ini berdampak buruk bagi bayi Anda, ada baiknya jika anda sudah memiliki rencana untuk masa kehamilan lebih baik jauh-jauh hari buanglah kebiasaan meminum alkohol.

  • Karena adanya kadar alkohol yang tinggi dalam tubuh bayi dan Anda, hal ini dapat membuat kehamilan Anda lebih berisiko mengalami:
  • Keguguran
  • Kelahiran prematur
  • Bayi lahir mati (stillbirth)
  • Bayi lahir dengan berat badan rendah
  • Cacat lahir

Fetal alcohol spectrum disorders (FASD) atau fetal alcohol syndrome (FAS). Ini bisa anak Anda alami seumur hidup. Kondisi ini ditandai dengan pertumbuhan yang buruk selama di dalam kandungan, atau setelah lahir, atau keduanya. Bayi bisa mengalami kelainan bentuk wajah (kepala lebih kecil), kelainan pada jantung, dan kerusakan sistem saraf pusat. Kerusakan pada sistem saraf pusat dapat mencakup cacat intelektual, keterlambatan perkembangan fisik, penglihatan, dan masalah pada pendengaran, dan berbagai masalah perilaku.
Tidak hanya itu, saat bayi lahir dan tumbuh besar, bayi juga berisiko mengalami masalah kesulitan belajar, berbicara, perhatian, bahasa, dan hiperaktif.

3. Hindari Stress
Stress merupakan ketegangan secara emosional dan fisik, penyakit stress ini sering kali dialami oleh ibu hamil karena secara kebiasaan ibu hamil dengan ibu yang tidak hamil berbeda, ibu hamil sering kali stress disebabkan aktifitas yang terbatas dan banyak sekali pantangan yang harus dilakukan misalnya seperti tidak boleh terlalu banyak beraktifitas, tidak boleh keluar rumah terlalu jauh, tidak boleh ini dan itu, yang pada akhirnya bisa memci stress, (mungkin kurang hiburan atau piknik)hehe.
untuk itu hindari stress jika anda sedang hamil, karena akan menyebabkan Janin juga bisa memiliki rasa stres dan tertekan sehingga bisa membahayakan nyawa janin dan ibu hamil. Sebaiknya Anda tetap merasa bahagia sepanjang kehamilan.  Efek paling mematikan adalah keguguran terutama jika usia kehamilan masih sangat muda di bawah perkembangan janin 3 bulan.
sebagai Saran
Lakukan beberapa aktivitas yang menyenangkan selama kehamilan agar janin tidak terganggu, apa pun harus anda lakukan agar tidak mengalami stres selama kehamilan.

4. Mengkonsumsi Makanan/Minuman dengan Bahan Pengawet
Sepertinya memang terasa nikmat jika mengkonsumsi makan-makanan atau minuman yang tersedia dengan instan, biasanya makanan dan minuman instan yang ada sekarang ini banyak disertai bahan pengawetnya, maka untuk itu hindarilah makanan dan minuman tersebut. Adapun dampak dari makanan dan minuman yang berpengawet adalah :
Kelainan pada janin
Keguguran
Bayi terlahir cacat
Bayi kekurangan gizi
Hampir semua masalah kehamilan terjadi karena bahan pengawet

5. Jangan Konsumsi Obat-Obatan Yang Tidak di rekomendasikan Dokter
Selama kehamilan kemungkina ibu hamil merasakan berbagai macam penyakit, semisal Magh, Pusing, Pegal-pegal, Mual dan lain sebagainya. Atas dasar alasan kesehatan janin bayi maka sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat-obatan yang tidak di rekomendasikan oleh dokter.

6. Jangan Mengemudi Kendaraan Bermotor/Mobil
Selama masa kehamilan, ibu hamil sangat dilarang sekali untuk mengoperasikan mesin kendaraan bermotor, hal ini akan menyebabkan rasa pegal-pegal dan mengganggu janin bayi yang akan berdampak pada keguguran janin.

7. Jangan mengobati dengan cara memijat/urut 
Dalam fase kehamilan umumnya ibu hamil mengalami rasa pegal-pegal pada bagian pinggul, punggung, kebayakan orang di Indonesia jika ada rasa pegal-pegal biasanya melakukan cara tradisional dengan di urut/pijat pada bagian yang pegal, tentunya hal ini sangat tidak disarankan walau ada beberapa orang yang melakukannya, walaupun ada itu dilakukan oleh orang yang memang benar-benar profesional.

8. Jangan Mengkonsumsi Makanan mengandung Soda, Kafein, Nanas
Ya, makanan dan minuman diatas memang tidak lepas dari kehidupan wanita, umumnya wanita lebih suka atau sering ngemil dan ngerujak, akan tetapi berhati hatilah dengan makanan dan minuman yang sudah saya sebutkan diatas, karena akan berdampak pada keguguran janin anda.

9. Jangan Begadang
Agar tetap bugar dan kondisi prima, disarankan ibu hamil tidak menjalankan aktifitas yang berkaitan begadang apalagi sampai larut pagi, hal ini akan menyebabkan kurangnya asupan gizi ke janin dan mempengaruhi peredaran darah si ibu kurang baik serta kekurangan darah merah.

10. Melakukan Hubungan Seks Yang di Anjurkan
Hubungan seks adalah kebutuhan bagi setiap orang yang berumah tangga, ada kalanya ketika masa kehamilan sang istri mungkin merasa ketakutan jika ingin melakukan hubungan seks dan dilain sisi itu adalah sebuah kebutuhan yang memang mendapatkan nilai-nilai tertentu. lalu bagaimana sih posisi hubungan seks yang aman saat hamil ?
kata Boyke di channel Vidio.com pribadinya "Boykepedia" pada Selasa (3/5/2016)
Ada pun posisi seks selama hamil yang dianjurkan adalah posisi miring, posisi dari belakang, posisi perempuan di atas, karena itu tidak mengganggu kehamilan sedangkan "Posisi seks yang dilarang adalah posisi si wanita di bawah dan pria di atas, karena akan terjadi penekanan di perut yang justru membahayakan si janin. Istri pun akan merasa sesak,"

Nah itulah beberapa larangan dan anjuran yang wajib ibu-ibu hamil patut ketahui, dan jangan lupa juga beritahu suami anda agar tidak saling salah pengertian. Terima Kasih semoga bermanfaat

About Aing Lee

LintasDunia.com Adalah meruapakan salah satu portal web dengan kemasan informasi terkini dan unik
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top