Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5


Pilot yang menjadi perbincangan dan menghebohkan ini bernama Tekad Purna Agniamartanto yang diduga mabuk saat akan menerbangkan pesawat dari Bandara Juanda ke Bandara Soekarno-Hatta.  Tekad Purna merupakan Kapten Pilot Citilink QG 800 rute Jakarta-Surabaya. Pesawat tersebut harusnya terbang pada pukul 05:15 WIB, namun akibat Tekad Purna yang telat datang karena diduga mabuk, pesawat tersebut baru terbang pada 06:20 WIB.
Pilot yang dikenal cerdas ini ternyata alumni Universitas Hasanuddin. Pada halaman Facebook pribadinya, Tekad menulis pernah kuliah di Universitas Hasanuddin Makassar.
Bukan kali ini saja Tekad berulah. Dia tercatat sudah melakukan banyak pelanggaran menjelang menerbangkan Airbus A320 dengan nomor penerbangan QG800 Rabu (28/12/2016). Saat pemeriksaan oleh aviation security, dia sempoyongan.
Ketika memberikan pengumuman dari kokpit, omongannya ngelantur. Dia bisa masuk ke kokpit meski kondisinya sangat tidak layak karena tidak menjalani beberapa ketentuan yang harus dilalui.
Citilink diduga kecolongan menerima pilot yang pernah bermasalah di AirAsia itu. Vice President Human Capital Management Citilink Devina Veryana mengakui tidak melakukan background check komprehensif saat mempekerjakan Tekad pada Februari lalu.
Dia mengaku melakukan background check dari dokumen yang dibawa Tekad yang berbekal 4.888 jam terbang mengoperasikan pesawat Airbus A320.

About Aing Lee

LintasDunia.com Adalah meruapakan salah satu portal web dengan kemasan informasi terkini dan unik
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top